Semuanya perkenalkan nama gue !Gu3 F3nudY4 5AndhIeng poEthri3
..guEEE schoooLLL di SmAn 1
PrOboL1ng6o ...MayB33 adaa y6 mau di Tanyak3N
?saLam KenaLh y444kk :* :* :*wkwkwk man666664444 :DDDD ...
Rabu, 29 Mei 2013
Jumat, 10 Mei 2013
Heboh SBY
Assalamualaikum. Hayy,
pengen cerita nih. Seminggu yang lalu ada acara yang bikin Kota ku heboh, heboh
banget nget nget. Kenapa? Kenapa? Karena Pak SBY mau berkunjung ke Probolinggo.
Uyee, ulalaa. Rasanya seneng gak kebayang, soalnya dulu aku ngeidolain
Pak SBY, sampai sekarang sihh *eh.
Lanjuuttt. Karena Pak SBY datang ke Probolinggo. Sekolah ku juga dibikin heboh, dibikin
Oke. Hari jumat di sekolah ku ada penutupan POS SMASA, Alhamdulillah kelar juga tuh POS *sujud syukur*. Waktu pulang sekolah, Mbak Nines ngabarin kalo nanti gak jadi kumpul. Meskipun gak jadi kumpul, tapi disuruh balik ke sekolah jam 2 bikin bendera buat menyambut presiden, tapi aku gak dateng, pengen dateng sih sebenernya tapi aku udah ada janji cama ceceorang, ehem, kerkel loh kerkel. Dan gilaa, waktu aku pulang sekolah, di jalan raya banyak polisi, aku berangkat kerkel masih ada polisi, dan waktu aku pulang kerkel *maghrib* polisi masih standby di jalan – jalan. Dan lebih gilanya lagi, di tiap – tiap gang sepanjang jalan raya pasti ada polisi. Demi kedatangan presiden, jalanan harus bener – bener dijaga keamananya.
Sabtuuu! Jam pertama
pelajaranya Bu Ayu si guru baru yang cantiknya subhanallah mirip Bidadari surga,
meskipun sebenarnya lebih cantik aku, ahh lupakan. Gak sampai pelajaran
biologi habis udah dikabarin “Anak osis + mpk, jam setengah 8 tet atau bel jam
ke-2 langsung kumpul di aula. Kecuali yang di stan expo”. Di waktu itupun juga
ada mbak – mbak ke kelas ngasih bu Ayu selembar kertas, yang ternyata kertas
ijin buat anak osis + mpk di X IA E. Nahh, akhirnya aku, alfa, lukman dari mpk
dan novita, lola, fikrul, denis, ayu dari osis capcus ke aula, yaaaaakk.
Di aula, kita semua
dikasih pengarahan dari pak Abdullah bla bla bla. Apa nding? Aula? Smasa punya
aula? Ah, suramm. Jarum jam menunjuk pukul setengah 8 *tapi gak berangkat jam setengah 8* dan kita berangkat sama – sama ke
jalan sepanjang terminal. Tanda tanya besarnya adalah tiap
hari sabtu, smasa rutin ngadakan acara BTS dan pastinya gak
ada sebutir sepeda motor pun di tempat parkir siswa. Jadi, yang rumahnya deket ada yang ngambil sepeda motornya,
ada yang gonceng guru, ada yang ngambil sepeda yang mereka titipin di rumahnya
orang, dan ada yang naik mobil. Aku naik mobil bareng anak – anak, karena mobil
terkesan cecuatu cekaleh, mobil yang hampir pulang pergi sekolah jadi langganan
aku, mobil idaman masyarakat, ya mobil kuning sebutanya, alias angkot, ahaha
kebongkar deh. Banyak yang bilang jalan ke terminal distrerilkan. Untung pak
sopirnya super banget, jadi kita bisa lewat gang – gang kecil nan unyu, tapiii
kita gak sampai di terminal. Kita diturunin di indomaret kopian deket lampu
merah dan kita jalan *ngeluarin keringat* sampai ke kantor kelurahan triwung
kidul. Selama di perjalanan, banyak anak TK, SD, SMP sampai SMA yang berjajar
di sepanjang jalan terminal demi menyambut Bapak Presiden kebanggaan kita, ohh.
Sempat bertemu jajaran barisan SMP 5, aku dan temen – temen alumni spema yang
sekolah di smasa sungkem alias cium tangan dulu ke guru – guru, dan
alhamdulillah masih ada guru yang inget aku, meskipun nama yang diingat adalah
nama depanku Fenudya, ah gak apalah.
Sampai di kelurahan triwung kidul, yaaaa senengg. Jam setengah
9, dan setengah jam lagi Pak SBY capcus ke Gunung Bromo. Gak sabar pengen liat
bapak idola lewat, hati rasanya berbunga – bunga, bibir tiba – tiba memekar,
otak jadi seneng berkhayal gimana ya nanti ketemu presiden. Daaaannn yang
ditunggu – tunggu, yang dinanti – nanti, yang diharap -harapkan malah gak
kunjung datang, ahh PHP nih, nyelekit tau! Katanya jam 9 mau berangkat tapi
manaa. Sempet nguping ada anak bilang “Pak pak, jangan salahin aku nanti kalo
aku gak on time, bapak sendiri telat” juga ada yang bilang “Presiden ya
harusnya jadi panutan, kok malah telat sih, bener – bener asli Indonesia”.
Desas – desus SBY gak datang – datang bikin keresahan, sumpek ahh dengernya,
ada yang bikin guyonan gini “Endi seh pak SBY iki gak teko - teko? Sek boker di
hotel paling. Gak, iku paling yo sek sholat dhuha 100 rakaat. Sing bener iku
pak SBY yo sek pedicure, medicure, creambath, mandi susu ngunu ben yen ketemu
masyarakat dadi seger, ahahaha”.
Ciat ciaatt ciaaattt. Sekitar jam 10 lebih 10 menit akhirnya pak SBY muncul. Sorak – sorak masyarakat terdengar bersaut – sautan. Kibaran bendera merah putih di tangan siswa – siswi juga meramaikan suasana. Lambaian bapak SBY dan kembang senyum manis dari dalam mobil membuat ahh, gak tau rasanya seneng bangett ngeliatnya. Sampai awalnya pengen ngefoto SBY malah gak jadi. Ini pertama kalinya ngeliat presiden dengan kedua mata ku sendiri, bukan dari internet, asli, original, tanpa rekayasa, tanpa editan, cucok. Ya Allah, subhanallah, auranyaa, wajahnyaa, pengenn rasanya bisa bersalaman. Aku juga ngeliat anaknya pak presiden yang cowok *gak tau namanya, peace kawan ._.* mukanya imuut cekaleh, unyuu, ganteng, berpakaian rapi, terlihat berwibawa, bikin hati klepek – klepek pokoknya. Juga ada Pakde Karwo selaku Gubernur Jawa Timur, kesan ngeliat Pakde Karwo jadi pengen nyabut kumisnya yang tebel *becanda*. Ya intinya, gara – gara kedatangan SBY ke Probolinggo bikin semuanya heboh, gempar, dahsyat deh. Dan kalo ketemu presiden gak bisa diungkapin dalam kata – kata rasanya gimana, senengnya campur aduk kayak es doger. Meskipun nunggunya berjam – jam dan hanya beberapa detik bisa ngeliat wajah presiden *melas*, tapi ada kesan yang wah, wow, cetar dalam hati. Sekian
(Pagi di Pananjakan, kawasan wisata Bromo. Berbagi keceriaan dengan masyrakat usai menyaksikan sunrise)
(Senja Bromo, disinilah salah satu keindahan Indonesia terpancar megah)
Senin, 15 April 2013
Mengapa Keju Bisa Berlubang?
Assalamualaikum...
Haloo kawan. Pasti kalian semua kenal sama yang namanya keju kan? Yaps, yang
rasanya asin itu loh, hehe. Oke, keju adalah salah satu produk susu yang paling
penting dan banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Diperkirakan ada lebih dari 3000
jenis keju di seluruh dunia, yang berasal dari negara-negara seperti Perancis,
Jerman, Belanda, Denmark, Swiss, Italia, Inggris, Amerika Serikat, dan
negara-negara Eropa lain. wooow banyak banget ya, tapi pernah gak kawan-kawan
nemuin keju lobang-lobang yang biasa kita lihat di gambar-gambar atau di film
kartun seperti “Tom and Jerry”, yah
itu kan film sewaktu kecil sampe gede sih, hayo ngaku? *ups*
Naahh... ini nih
ceritanya kenapa kok itu keju bisa berlobang. Check It Out Guys...
Keju berlobang biasa ditemukan di negara Swiss kawan, penyebab lubang-lubang ini, karena Bakteri propioni, hebat juga ya ni bakteri? Hehe. Bakteri ini umumnya terdapat pada keju balokan, Limburger dan Liderkanz. Bakteri propioni memberikan rasa manis dan gurih pada keju. Keju dibuat dari susu yang diasamkan. Proses pengasaman itu dibantu oleh ragi dan bakteri, baik banget ya mau bantuin keju, hikshiks. Saat keju menjalani masa pengawetan, bakteri-bakteri propioni mengeluarkan semacam gas. Nah, gelembung-gelembung gas inilah kawan yang membentuk lubang-lubang bundar pada keju Swiss, weh, keren-keren.
Karna
lubang-lubang ini, keju Swiss menjadi keju yang begitu unik dan khas. Beberapa
jenis keju lain memperoleh bentuk yang khusus serta rasa tersendiri dari jamur
tertentu, hm pasti lucu deh. Urat-urat biru yang tampak pada keju Roquefort
disebabkan oleh jamur Penicillium
roquefortii. Jamur ini membuat permukaan keju menjadi licin. Sedangkan keju
Camemberti ditumbuhi jamur putih kelabu bernama Penicillium camemberti. Jamur ini menyebabkan warnanya menjadi
kekuning-kuningan... ehmmmm nyam-nyam jadi kepingin makan keju semua kan? Hehe
Hmmmm nyam-nyam jadi kepingin makan keju nihh.
Hehe..
Jumat, 08 Februari 2013
Al Hikam JEGERR!!
Assalamualaikum.
Haloo para readers yang kece badai cetar membahana halilintar sampai muncul
kilat and petirnya, wkwk. Di entri kali ini, aku ingin menceritakan pengalamanku
yaitu kegiatan pondok ramadhan pada tanggal 5 Agustus 2012 di sebuah pesantren
di daerah Malang. Apakah namanya? Pengen tahu? Apa pengen tau? Wkwk, daripada penasaran
nih, namanya “Pondok Pesantren Al Hikam”. Sempat heran sih, kenapa sekolahku
ngadakan acara pondok ramadhan di pesantren tersebut. Kenapa gak di sekolah
aja?
Apakah ada sensasionalnya? Wkwk, mari kita simak ceritanya...
Sehari
sebelum ke Al Hikam, aku sudah mulai menyiapkan barang-barang yang akan dibawa.
Esoknya, pagi sekali pukul 6, aku sudah sampai di sekolah. Aku pikir aku telat,
ternyata keberangkatan ke pesantren ditunda 1 jam, wah-wah. Pukul 7, kita
berangkat. Bis 2? Capcus cyin. Entah kenapa bis 2 kena musibah, tersesat hingga
kedua kalinya. Ini terjadi karena pak sopir yang gak tau dimana lokasi
pesantrennya, kasihan ya, puk puk. Eits, tapi ada enaknya loh, kita bisa
keliling kota Malang, kita melewati UNBRAW, UIN,
MATOS, Politeknik Malang, dll.
Pukul 10
pagi, kita tiba di pondok pesantren Al Hikam, horray! Awal masuk pesantren,
kita disambut panitia yang keren badai, kita difoto, direkam layaknya artis
papan tulis, eh papan atas, wkwk. Di sana kita ada pembagian kamar, dan aku
masuk ke kamar 6 yang berisi 35 anak, mantap deh, gak habis pikir gimana ya tidurnya.
Kita dibimbing panitia untuk membersihkan diri dahulu, kita harus mandi
bergantian dan lebih baik berbarengan, ha? Karena di Al Hikam hanya tersedia 5
kamar mandi yang dipakai oleh siswa putri sekitar 70 anak, sangat sesuatu
sekali. Sesudah membersihkan diri, kita melaksanakan sholat duhur berjamaah,
dijamak, diqasar ashar, ribet gak sih? wkwk. Setelah sholat, langsung capcus
untuk Opening Ceremony di aula yang letaknya di lantai kedua.
Selepas Opening
Ceremony, kita kembali ke laptop, eh, ke gedung merah masksudnya. Di sana sudah
dibentuk kelompok, dan aku masuk ke kelompok “Imam Bonjol”, yeyy! Selama
montering, kita menyusun jargon yang dibimbing oleh kakak panitia yang selalu
senyum saat menatap kita, huaa kereenn. Oleh kakak panitia yang super duper
buper kece banget sekali, kita diberi sebuah tas lengkap dengan 2 notes,
bulpoin, ID card, kertas asmaul husna dan syair abu nawas, say? Alhamdulillah.
Waktu
yang ditunggu tiba. Jeng-jeng! Kumandang adzan membuat bibir kita dari yang
cemberut menjadi senyum lebar kayak samudra hindia, ups keceplosan. Sebelum
mengganjal perut kita sholat maghrib terlebih dahulu dan langsung capcus
mengantri makan, jangan berebut ya? Sudah kenyang deh, langsung sholat tarawih.
Kita semua pikir, setelah tarawih kita langsung istirahat, eits ternyata
readers, masih ada kegiatan lagi sampai jam 12 malam, WOW banjet! Kita
mengikuti serangkaian acara nuzulul quran serta ulang tahunnya Pondok Pesantren
Al Hikam, pesantren bisa ulang tahun ya? keren deh, prok-prok. Biar kita tidak
mengantuk saat kegiatan, panitia menyediakan segelas kopi dan kue. Namun
faktanya, masih banyak diantara kita malah tidur, main handphone, bahkan
mengobrol sendiri, wkwk dasar, ya maklumi saja, remaja labil.
Jam
menunjukkan pukul 12 malam, kita langsung menuju kamar dengan jumlah warga yang
sangat maksimum, weleh-weleh. Pukul 2.30 malam, para panitia mengetuk-ketuk
pintu kita agar kita segera bangun untuk melaksanakkan sholat tahajjud. Dengan
daya mata 0,00001 watt kita bangun dan menuju gedung merah untuk sholat
tahajjud dan sahur. Setelah sahur lanjut sholat subuh. Selepas sholat subuh,
kita dihimbau untuk mempersiapkan diri mengikuti “Fun and Outbond”, Saya Yes!.
Fun and Outbond dilaksanakan di lapangan pesantren, tepatnya persis di belakang
gedung merah. Kegiatanya, mulai dari senam, pemanasan otak, hingga permainan
yang membuat kiti basah kuyup, Brrr. Tapi? Meskipun kedinginan, acara ini
sungguh amat benar mengasyikkan sekali apalagi waktu main basah-basahan sampai
menggigil berasa di kutub barat, eits kutub utara maksudnya, wkwk.
Setelah
Fun and Outbond, seperti biasa kita melaksanakan sholat duha, sholat duhur, sholat
ashar, dan montering yang kedua kalinya. Saat montering, kakak panitia membuka
pertanyaan buat kita. Tanpa malu, aku mengancungkan jenang, tuh kan salah lagi.
Maksudnya, aku mengancungkan jari, seraya bertanya dengan senyum manis dan
suara emas, “Assalamualaikum. Saya ingin bertanya, Tolong jelaskan maksud dari
manusia lebih kejam daripada setan. Terimakasih.” Banyak dari teman-teman yang
menjawab pertanyaan dariku, dilanjut dengan pertanyaan teman lainya. Di waktu
itupun juga, ada pembagian pin, wuihh. Ada 2 jenis pin, pin biru bagi “The Best
Motivator” dan pin hijau bagi “The Best
Performing”. WOW, banyak dari
teman-teman yang ingin mendapatkan kedua pin itu termasuk aku, meskipun hanya
sebuah pin bulat yang membosankan, hoam. Kakak panitia berkata “Untuk pin “The
Best Motivator” diberikan kepada adek tadi yang pertama kali bertanya, siapa
namanya?” WOW! Pengen salto, jungkir balik, turun naek tangga sampai kurus. Gak
nyangka, aku yang mendapatkanya, wah, senang, heran, semua rasa jadi satu
layaknya es campur, tapi lebih enak es campur dong, pesen es campur bang satu,
loh-loh? Lanjut. Dan untuk pin “The Best Performance” diberikan kepada semua
anggota Imam
Bonjol, horray, dapat pin semua, asek-asek.
Montering
hari kedua berakhir, seperti biasa dilanjut dengan sholat maghrib, buka puasa,
sholat isya dan tarawih. Setelah tarawih, kita menuju aula untuk ESQ. Apa itu
ESQ? Yaps, dapat 100 poin “Endang Sulis Qumandya”, siapa dia? wkwk. Yang benar
adalah “Emotional Spiritual Quotion”. Selama ESQ, kita menangis dengan sejuta
bahkan triliunan perbuatan yang terbuang sia-sia. Setelah ESQ, kita saling
memaafkan antar teman. Pukul 12 malam lagi-lagi tampak oleh mata. Capcus untuk
sleeping beauty.
Seperti
biasa jam 2.30 malam, kakak panitia membangunkan kita untuk melaksanakan sholat
tahajjud, dilanjut dengan sahur dan sholat subuh. Setelah sholat subuh,
diadakan montering yang ketiga kalinya. Kali ini, kita membahas tentang sila
pertama pancasila yang akan dipresentasikan oleh perwakilan kelompok. Kita
kompak untuk memilih Mbak Probo dari kelas XI untuk mempresentasikan hasil
diskusi nanti di Aula. Selepas diskusi, kita langsung membersihkan diri agar
aura kecantikan kita tidak luntur sederajatpun, eyyah. Capcus ke aula untuk
presentasi. Imam Bonjol yang pertama kali presentasi dan alhamdulillah,
dikatakan baik oleh pihak panitia dan kita mendapatkan sebuah buku berjudul
“NASIONAL ISME”. Imam Bonjol? Jol Jol
Jol, wkwk.
Presentasi
berakhir, kita kembali ke gedung merah untuk melaksanakan sholat duha, duhur,
dijamak, diqasar ashar, wkwk. Kemudian langsung kembali lagi ke Aula untuk
Closing Ceremony. Selama Closing Ceremony, para panitia memutar sebuah video
tentang kegiatan-kegiatan kita selama di Al Hikam, ada video anak-anak sedang
senam, main basah-basahan, sahur, tidur, ngobrol sendiri, main handphone, dll.
Wkwk, cetar badai deh lucunya. Acaranya ditutup dengan ucapan maaf dan terima
kasih dari pihak panitia serta pihak sekolah. Selesai acara, kita menuju bis
masing-masing untuk kembali ke kota yang sudah 3 hari kita tinggal, cup cup
kita kembali kok, kangen juga ya, eciyee. Pukul 4 sore kita sampai di sekolah
tersayang mumumu celamanya polepel, wkwk. Sesampainya di rumah, aku berbesih diri
dan beristirahat. WOW! Sungguh pengalaman yang sangat menarik buat aku, tak
akan pernah terlupakan dan akan selalu terindukan suasananya.
Cekrak-Cekrik
Al Hikam
Langganan:
Postingan (Atom)













.jpg)

